Pages

Tuesday, December 31, 2013

Bunga Desember-ku

Bunga Desemberku
Sembunyi di balik rimbun daun itu
Bak mutiara tersimpan di kerang terumbu
Tak terjamah, tak terpetik siapapun

Bunga Desemberku
Hujan selalu deras di bulanmu
Sepanjang hari murung selalu
Namun begitu
Kau selalu sapa aku
Dengan merah jingga senyummu
Mewarnai alam mendung kelabu

Bunga Desemberku
Kau tahu, besok pagi bukan bulanmu
Masihkah kau tetap tegar mekar berseri untukku?
Menemani melewati hari-hari bisu

Bunga Desemberku
Kuingin kau tahu
Dalam elok mekarmu itu
Jadilah kau penutup tahun lalu
Dan pembuka tahun yang baru



Brilian Dinanti, 31 Desember 2013

Monday, May 13, 2013

Hujan Bulan Mei (Lagi)




Langit terlihat suram sehari tadi. Tak seperti hari-hari pertama bulan ini. Kusangka, tak akan ada lagi hujan di musim ini.
Ternyata tidak.
Hari ini aku masih bisa menghirup bau tanah, bau hujan.
Dan melihat jalan setapak yang tergenang air. Coklat. Seperti tak pernah dilewati.
Desa-desa sepi, layaknya tak berpenghuni.
Senyap. Tipikal tempat yang lelah diguyur hujan. Dan murung. Seperti daun yang layu karenanya.
Menunduk, menyerah.
Dan aku masih sama seperti beberapa tahun lalu.


Brilian Dinanti, 13 Mei 2013

Saturday, February 23, 2013

Seal - Kiss From A Rose


There used to be a graying tower alone on the sea
You became the light on the dark side of me
Love remained a drug that's the high and not the pill

But did you know that when it snows
My eyes become large and the light that you shine can be seen

Baby, I compare you to a kiss from a rose on a gray
Ooh, the more I get of you, the stranger it feels, yeah
Now that your rose is in bloom  
A light hits the gloom on the gray 

There is so much a man can tell you, so much he can say
You remain, my power, my pleasure, my pain, baby
To me you're like a grown addiction that I can't deny
Won't you tell me is that healthy, baby?

But did you know that when it snows
My eyes become large and the light that you shine can be seen

Baby, I compare you to a kiss from a rose on a gray
Ooh, the more I get of you, the stranger it feels, yeah
Now that your rose is in bloom
A light hits the gloom on the gray

I've been kissed by a rose on the gray
I've been kissed by a rose on the gray
I've been kissed by a rose on the gray
I've been kissed by a rose on the gray

There is so much a man can tell you, so much he can say
You remain, my power, my pleasure, my pain
To me you're like a grown addiction that I can't deny
Won't you tell me is that healthy, baby?

But did you know that when it snows
My eyes become large and the light that you shine can be seen

Baby, I compare you to a kiss from a rose on a gray
Ooh, the more I get of you, the stranger it feels, yeah
Now that your rose is in bloom
A light hits the gloom on the gray

Yes, I have compare you to a kiss from a rose on the gray
Ooh, the more I get of you the stranger it feels, yeah
And now that your rose is in bloom
A light hits the gloom on the gray

Now that your rose is in bloom
A light hits the gloom on the gray

Friday, January 11, 2013

Sunset

Bumi beranjak, melangkah
Pelan tapi pasti
Menapaki waktu seakan tiada henti
Mengiringi gerak semu matahari
Terus ke barat dan akhirnya menepi
Hingga kujumpa sunset sore ini




Brilian Dinanti
10 Januari 2013




Subhanalloh, tidak melupakan sunset kemarin di sekolahanku... It was a beautiful ending of the day... :)
(maaf ya aku gak sempet memfoto, kalaupun sempet, pasti hasilnya jelek karena keterbatasan sarana... hehe)

Friday, November 23, 2012

Surya dan Flora

 Kau dan aku
Laksana surya dan flora
Cahaya putih spektrum warna mu
Membuatku terus brtumbuh
Kau semangat buatku hidup dan bertahan
Tapi apa yang bisa kuberi kepadamu?
Oksigen? Karbohidrat?
Tidak ada, ya, kau tak butuh aku

Kau bisa kulihat
Tapi aku takkan pernah bisa menggapaimu dengan ujung meristemku sekalipun

Aku bisa merasakan hangatmu
Namun, apakah kau juga meraskan hal yang sama terhadapku?

Ah, mungkin tidak
Aku trlalu kecil dan tidak berdaya dihadapmu, hingga kau tak bisa melihatku
Bukan aku merendah diri, memang itu yg sekarang trjadi

Disisi lain, ya, memang aku sangat membutuhkanmu
Ku tak bisa hidup tanpamu
Tapi sekarang tanda tanya itu mulai muncul di benakku

Mula kau sinariku dengan sepantasnya
Tapi, sekali kau hantarkan panas menyengat padaku
Kutikula, epidermisku tak sanggup menahan
Hingga panasmu menerobos masuk ke mesofilku, menusuk, membakar palisade dan spons ku

Aku akan layu, dan terus layu
Sampai diambang batas ku tak lagi mampu
Tak bisa berkutik

Dan akhirnya ku mati


Brilian Dinanti,
19 November 2012